Wednesday, January 10, 2018

runtin tanah merah



TANAH MERAH - Rutin harian lebih 1,000 penduduk di Kampung Nibong dan Kampung Wakaf Simen, dekat sini, terjejas teruk sejak lebih dua bulan lalu, apabila sumber utama bekalan air mereka tercemar yang didakwa berpunca daripada aktiviti pembalakan.

Kecewa selepas tiada tindakan diambil walaupun aduan sudah dibuat kepada pihak berkenaan, penduduk dua kampung terbabit berhimpun secara aman bagi membantah kegiatan pembalakan itu, di sini, semalam.

Pengerusi Jawatankuasa Air Bersih Kampung Nibong, Kamaruzaman Derahman, 51, mendakwa, aktiviti pembalakan di atas Bukit Kemahang itu menyebabkan kawasan tadahan air bukit atau tandak yang menjadi sumber utama bekalan air penduduk terjejas.

Dakwanya, aktiviti pembalakan itu menyebabkan bekalan air penduduk menjadi keruh dan berselut, terutama selepas hujan dan keadaan itu akan berlarutan selama beberapa hari.

“Masalah air kotor dan langsung tidak boleh diguna ini menyebabkan penduduk terpaksa membeli air mineral untuk kegunaan harian dan keadaan ini sudah pasti membebankan penduduk kampung,” dakwanya, semalam.

Kamaruzaman mendakwa, masalah itu mula timbul beberapa hari menjelang Ramadan lalu, apabila pihak terbabit mula menjalankan aktiviti pembalakan di sektor kuari milik sebuah syarikat perlombongan kuari batu atas bukit berkenaan.

“Beberapa aduan dibuat termasuk menghantar surat bantahan kepada pejabat perhutanan serta Pejabat Tanah dan Galian (PTG) negeri pada 7 Ogos lalu tetapi sehingga hari ini, masih tiada tindakan diambil,” katanya.

Seorang penduduk, Hassan Mohamad, 43, mendakwa, masalah itu turut diadukan kepada syarikat kuari terbabit, namun pihak berkenaan tidak mengendahkan kesusahan dialami penduduk.

“Bagi saya yang ada ramai anak yang masih bersekolah, masalah air kotor amat menyusahkan terutama untuk membasuh baju sekolah anak sehingga terpaksa hantar ke kedai dobi.

“Bagi penduduk yang tak mampu nak hantar kedai dobi, mereka terpaksa tumpang guna air telaga atau air boring milik jiran tetapi malu juga kalau setiap hari nak menumpang,” katanya yang ada enam anak.

Justeru, dia merayu pihak berwajib supaya ambil tindakan bagi mengatasi masalah itu termasuk memberhentikan kegiatan pembalakan di kawasan berhampiran tandak air.

Bagi Mastura Harun, masalah air keruh dan berselut menyebabkan pakaian sekolah anaknya menjadi kuning, malah air sama tidak dapat digunakan untuk mengambil wuduk kerana terlalu kotor.

“Saya minta pihak terbabit ‘kembalikan’ semula air bersih kepada kami dan jangan ganggu kawasan tandak air yang jadi sumber utama bekalan air kami sejak berpuluh tahun lalu,” katanya.

Hasnah Mohamad pula tidak dapat menahan sebak apabila menceritakan kesukaran dihadapinya akibat daripada masalah air kotor itu yang warnanya diibaratkan seperti air teh.

“Saya dah tak sanggup nak hidup dalam keadaan seperti ini hinggakan nak basuh baju pun tak boleh dan terpaksa beli bertong-tong air mineral untuk kegunaan harian.

Tuesday, January 9, 2018

The Photonya Becomes Viral, This Person Blows Head into Dirty Water to Fix the Pipe.



Seorang pembina di Acton, Texas, Amerika Syarikat, Jimmie Cox (23), tiba-tiba menjadi terkenal, ketika gambarnya diedarkan secara meluas di dunia maya.

Insiden ini bermula apabila Cox bekerja di rumah Andrea Adams, untuk membaiki paip peredaran air yang rosak dan menyebabkan banjir di kawasan rumah.

Ketika itulah, Cox menguburkan kepalanya ke pinggangnya ke dalam lopak air yang kotor untuk sampai ke lokasi paip yang patah, dengan alasan rumah Adams.

Seperti yang dilaporkan di halaman UPI.com, Andrea Adams kemudian menangkap gambar yang diklaimnya unik.

Dia kemudian memuat naiknya ke rangkaian sosial, Facebook. Adams mengakui, gambar itu segera menjadi virus.

Akhirnya, wanita itu terpaksa melumpuhkan akaun Facebooknya kerana foto itu, berikutan kemasukan banyak komen, mesej, dan 'suka' dari netizen.

"Saya juga menolak e-mel peribadi saya dan juga mendapat panggilan telefon dari seorang peguam di Atlanta yang memberitahu saya untuk menggunakan foto itu," katanya kepada saluran WFAA-TV.

Sementara itu, Cox mendakwa terkejut dengan populariti foto itu.

"Di dalam kerja saya, banyak orang melakukan perkara yang sama," katanya.

Foto itu terus tersebar di ruang siber. Banyak orang netizens memanggil Cox sebagai 'pahlawan'.

Fotonya Jadi Viral,Orang Ini Benamkan Kepala ke Air Kotor untuk Perbaiki Pipa.

Seorang tukang bangunan di Acton, Texas, Amerika Serikat, Jimmie Cox (23), tiba-tiba menjadi terkenal, ketika fotonya beredar luas di dunia maya.
Peristiwa ini berawal ketika Cox tengah bekerja di rumah Andrea Adams, untuk memperbaiki pipa sirkulasi air yang pecah dan menyebabkan banjir di areal rumah itu.
Saat itulah, Cox membenamkan kepala hingga pinggangnya ke dalam genangan air kotor untuk menjangkau lokasi pipa yang pecah, di pekarangan rumah Adams.
Seperti diberitakan laman UPI.com, Andrea Adams lantas mengabadikan gambar yang menurutnya unik tersebut.
Dia kemudian mengunggahnya ke jejaring sosial, Facebook. Adams mengaku, foto itu seketika menjadi viral.
Akhirnya, perempuan itu pun terpaksa menonaktifkan akun Facebooknya karena foto tersebut, menyusul masuknya banyak komentar, pesan, dan juga 'likes' dari netizen.
"Saya juga menonaktifkan email pribadi saya. Bahkan saya mendapatkan telepon dari seorang lawyer di Atlanta yang bilang mau memakai foto itu," kata dia kepada saluran WFAA-TV.
Sementara, Cox mengaku sangat terkejut dengan popularitas foto tersebut. 
"Dalam pekerjaan saya ini, banyak orang melakukan hal serupa," sebutnya. 
Foto itu terus tersebar di dunia maya. Banyak netizen menyebut Cox sebagai 'pahlawan'.

Sunday, January 7, 2018

Type of Disease Caused By Water Pollution

Type of Disease Caused By Water Pollution

Water is the source of the lives of all living beings. When the water is polluted it will have a huge impact on the environment and living beings. Water plays an important role in maintaining the stability of the ecosystem. However, it is not uncommon for their environment to ignore that it causes ecosystem damage that has a bad impact on human life. Water pollution occurs by irresponsible parties who waste sewage or waste to the river. As a result, water becomes polluted and causes various diseases. There are 3 types of diseases caused by water pollution, below we will explain in detail.

Type of Disease Caused By Water Pollution

jenis penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air
  • Diare
This disease is caused by water pollution. Severe diarrhea can cause dehydration (loss of fluid) even death. Diarrhea can strike anyone, from children to elderly. To prevent diarrheal disease, it is advisable to drink before you drank water first to drink to kill bacterial bacteria in water.
Severe diarrhea is characterized by blood discharge, fever, vomiting and dysentery. Similar symptoms are also found in people suffering from cholera caused by bacteria vibrio chlorae or people infected with Amoebiasis.
Quoting from Newhealthadvisor, Friday December 25, 2015 reveals that hepatitis A disease is caused by vius and invades your heart. Not only is it transmitted through contaminated water, hepatitis A disease can also be transmitted through direct contact with the patient.
Symptoms that cause it are diarrhea, stomachache, nausea, fatigue and depression. In addition to hepatitis, there are also diseases caused by viruses in polluted water ie polyomavirus and polio, where polyomavirus is a type of tumor that attacks humans and animals. While, polio is a virus that attacks the bloodstream and the nervous system.

Tin poisoning
  • Tin poisoning
Tin kerosene can be caused by an old water pipe. Children exposed to lead poisoning will not only experience anemia and hypertension but also disorders of renal organs and reproductive organs. The rash, tin that enters the body can disturb the nervous system. Therefore, make sure you always change the water pipes regularly in a certain time.

Jenis Penyakit Pencemaran Air

Jenis Penyakit yang Disebabkan Oleh Pencemaran Air

Air merupakan sumber kehidupan semua makhluk hidup. Bila air tercemar maka akan berdampak besar pada lingkungan dan kehidupan makhluk hidup. Air memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan ekosistem. Namun, tidak jarang kepedulian akan lingkungan mereka abaikan sehingga menyebabkan kerusakan ekosistem yang berdampak buruk bagi kehidupan manusia. Pencemaran air terjadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang seenaknya membuang limbah atau membuang sampah ke sungai. Hasilnya, air menjadi tercemar dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Ada 3 jenis penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air, berikut dibawah ini akan kami jelaskan dengan rinci.

Jenis Penyakit yang Disebabkan Oleh Pencemaran Air

jenis penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air
  • Diare
Penyakit ini disebabkan oleh pencemaran air. Diare yang sudah parah dapat menyebabkan dehidrasi (kehilangan cairan) bahkan kematian. Diare bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Untuk mencegah terjadinya penyakit diare, sebaiknya sebelum Anda meminum air tersebut rebuslah terlebih dahulu air yang akan diminum untuk membunuh kuman bakteri dalam air.
Diare yang sudah parah ditandai dengan keluarnya darah, demam, muntah dan disentri. Gejala serupa juga ditemukan pada orang yang terserang kolera yang disebabkan bakteri vibrio chlorae atau orang yang terserang Amoebiasis.
Mengutip dari Newhealthadvisor, Jumat 25 Desember 2015 mengungkapkan bahwa penyakit hepatitis A disebabkan oleh vius dan menyerang hati Anda. Tidak hanya ditularkan melalui air yang tercemar, penyakit hepatitis A juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita.
Gejala yang ditimbulkannya yaitu diare, sakit perut, mual, kelelahan dan depresi. Selain hepatitis, ada juga penyakit yang disebabkan oleh virus di air yang tercemar yaitu polyomavirus dan polio, dimana polyomavirus merupakan sejenis tumor yang menyerang manusia dan hewan. Sedangkan, polio merupakan virus yang menyerang aliran darah dan sistem saraf.
  • Keracunan timah
Kercaunan timah bisa disebabkan oleh pipa air yang sudah tua. Anak-anak yang terkena keracunan timah bukan hanya akan mengalami anemia dan hipertensi namun juga gangguan pada organ ginjal dan organ reproduksi. Selan itu, timah yang masuk ke dalam tubuh dapat mengganggu sistem saraf. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu mengganti pipa air secara teratur dalam waktu tertentu.

Saturday, January 6, 2018

Dirty river water like tea


Mahang River water flowing into Kampung Ulu Mahang and other villages should look crystal clear.

But a few days ago he changed color.


One of the most famous locations with the world's longest pedestrian route with a 1.5 kilometer Sadim River Recreation Area is now the water looks like 'teh tarik'.

The water pollution also affected Tenaga Nasional Bhd's hydro-electric process along the river.

It is said to be due to uncontrolled sand mining and logging activities.

A businessman, Mohd Khairy Mohd Salleh, 46, said the villagers used the river water for daily use such as washing and planting.

"Now, the color of water like tea pull - even if the weather is good. Previously, the water was muddy on rainy days only," he explained.

In addition, the river is an alternative water supply to some 2,000 residents in Kampung Bukit Kabu, Kampung Kubur Kubur, Kampung Padang Kering and Kampung Charok Kedah as well as 3,000 residents in Kampung Ulu Mahan.

He hoped the authorities could control and restrict logging activities and land mining.

The Star is looking at the 10-kilometer route and seeing uphill eruptions run about 500 meters above sea level.

They also found timber storage before being taken out of Kampung Ulu Mahang.

The logging activity is licensed from Kedah's Perbadanan Menteri for only 200 hectares in the Mount Inas area.

A Energy worker said power generators had declined since the activity. Previously, 400kWh, now only 100Kwh due to lack of clean water.





Air sungai kotor macam teh


Air Sungai Mahang yang mengalir ke Kampung Ulu Mahang dan beberapa kampung lain sepatutnya kelihatan jernih.
Namun beberapa hari lalu ia berubah warna.

Salah satu lokasi yang terkenal dengan dengan laluan pejalan kaki terpanjang dunia dengan 1.5 kilometer iaitu Kawasan Rekreasi Sungai Sadim kini airnya kelihatan seperti 'teh tarik'.
Pencemaran air itu turut menjejaskan proses hidro elektrik Tenaga Nasional Bhd sepanjang sungai tersebut.
Ia dikatakan berpunca daripada aktiviti perlombongan pasir dan pembalakan yang tidak dikawal.
Seorang ahli perniagaan, Mohd Khairy Mohd Salleh, 46, berkata, penduduk kampung menggunakan air sungai itu untuk kegunaan harian seperti membasuh dan menanam.
"Kini, warna air seperti teh tarik - walaupun cuaca baik. Sebelum ini, air keruh apabila hari hujan sahaja," jelasnya.
Tambahannya juga, sungai itu alternatif bekalan air kepada kira-kira 2,000 penduduk di Kampung Bukit Kabu, Kampung Bukit Kubur, Kampung Padang Kering dan Kampung Charok Kedah serta 3,000 penghuni di Kampung Ulu Mahan.
Dia berharap pihak berkuasa dapat mengawal dan menyekat aktiviti pembalakan dan pelombongan tanah.
The Star meninjau sejauh 10 kilometer laluan tersebut dan melihat pembersihan bukit giat dijalankan kira-kira 500 meter dari paras laut.
Mereka turut menjumpai tempat penyimpanan kayu balak sebelum dibawa keluar dari Kampung Ulu Mahang.
Aktiviti pembalakan itu mendapat lesen daripada Perbadanan Menteri Kedah untuk 200 hektar sahaja di kawasan Gunung Inas.
Seorang pekerja Tenaga berkata, penjana kuasa berkurangan sejak aktiviti itu. Sebelum ini 400kWh, sebalik sekarang hanya 100Kwh kerana kekurangan air bersih.